Kawal Pemilu, JaDI Nias Selatan Resmi Dideklarasikan

Spread the love
Share

 

Global Hukum Indonesia, Nias Selatan – Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kabupaten Nias Selatan Resmi di Deklarasikan untuk mengawal Pemilu berlangsung di Aula Simuk Polres Nias Selatan Jalan M. Hatta No.1 Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (9/2/2019).

Personil yang tergabung dan Mendeklarasikan berdirinya JaDI Nias Selatan tersebut merupakan mantan penyelenggara Pemilu di Kabupaten Nias Selatan diantaranya Sumangeli Mendrofa, SE., MM., yang merupakan mantan Komisioner dan Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan Periode 2013-2018, Alfian Zenius Dakhi, SE., Mantan Komisioner dan Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan PAW Periode 2014-2018, Alkatib Dakhi, SE., MM., Mantan Komisioner KPU Kabupaten Nias Selatan Periode 2004-2008, Tandanafaudu Laia Mantan Panwaskab dan Komisioner KPU Kabupaten Nias Selatan Periode 2008-2013 dan Yakobo Duha, S.Pd., Mantan Panwaskab. Nias Selatan Pada Pilgubsu 2013 dan Pileg/Pilpres 2014.

“Jaringan Demokrasi Indonesia merupakan salah satu wadah penguatan lembaga demokrasi dan mengawal jalannya demokrasi, termasuk pesta demokrasi pada pemilu 2019. Rekan-rekan Presidium JaDi Nias Selatan bekerja dengan baik dan bantu rekan KPU dan Bawaslu Nias Selatan untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu di Wilayah Nias Selatan lebih baik dan berintegritas” kata Presidium JaDi Sumatera Utara Nazir Salim Manik, M.SP., dalam arahannya.

Kegiatan deklarasi JaDI Nias Selatan diisi dengan kegiatan diskusi publik bertemakan “Mensukseskan Pemilu Serentak 2019 di Nias Selatan”. Adapun narasumber kegiatan ini berasal dari : Pertama, Presidium JaDI Sumatera Utara Nazir Salim Manik, M.SP., dengan topik “Implikasi Pemilu 5 surat suara terhadap politik nasional”. Kedua, Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan Edward Duha dengan topik “Kesiapan teknis dan manajemen penyelenggara menghadapi Pemilu 2019”, Ketiga, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Selatan Philipus. F. Sarumaha, MS., dengan topik “Strategi pencegahan dan penindakan dalam menjaga kemurnian hasil Pemilu”, Keempat, Bupati Nias Selatan yang diwakili Asisten I Gayus Duha dengan topik “Dukungan Pemerintah Daerah Nias Selatan dalam Memfasilitasi dan Mensukseskan Pemilu serentak 2019”, Kelima, Kapolres Nias Selatan disampaikan oleh Waka Polres Nias Selatan Kompol Bonggas Simarmata “Strategi dan Kesiapan Polres Nias Selatan untuk Menjamin keamanan pada Pelaksanaan Pemilu serentak 2019″. Sebagai Moderator Alkatib Dachi, SE., MM.

Presidium JaDi Sumut Nazir Salim Manik dalam diskusi Publik menyebutkan “Pemilu 2019 adalah Pemilu pertama kali dalam sejarah kepemiluan di Indonesia dilaksanakan serentak untuk 5 jenis pemilihan, memang praktek pemilihan 5 kotak suara sudah pernah dilakukan sebelumnya di provinsi Lampung untuk tingkat lokal yakni Pemilu Legislatif dan Pilkada Gubernur 2014, tentu akan beda situasi dan kondisinya karena perhelatan pada 17 April nanti akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia bahkan ada TPS Luar negeri. Kesiapan penyelenggara ditantang untuk lebih baik secara teknis agar kualitas Pemilu 2019 setidaknya bisa menyamai penerimaan publik secara umum pada Pemilu 2014 yang lalu. Fenomena dominasi issue Pemilihan presiden dan wakil presiden menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara dan partai politik serta calon perseorangan sehingga partisipasi pemilih bisa mencapai target 77,5 %, belum terbitnya PKPU terkait Pemungutan dan penghitungan suara menjelang 66 hari menuju hari adalah tantangan yang berpotensi menjadi masalah karena hal ini berdampak terhadap kualitas pemahaman penyelenggara ad-hoc dan strategi para peserta Pemilu di lapangan. Intinya Pemilu 2019 memiliki resiko tersendiri dibanding dengan Pemilu-pemilu sebelumnya”, terangnya.

Pantauan Wartawan di Lokasi Deklarasi dan Diskusi Publik tersebut, para Peserta sangat kecewa karena setelah selesai Pemaparan diskusi dan mau dilanjutkan ruang tanya jawab, Ketua KPU Nias Selatan Edward Duha meninggalkan ruang diskusi tanpa pamit kepada peserta, sehingga para peserta yang akan bertanya kepada KPU Nias tidak terlayani.

“Kami sangat kecewa saudara Ketua KPU Nias Selatan melarikan diri dari forum berbahagia ini, bila tidak sanggup ikut sampai akhir, baiknya tak usah datang dari awal, Diskusi inikan untuk membantu KPU, kok malah lari”, Ucap Salah satu peserta T. Dachi.

Turut Hadir dalam Acara Deklarasi JaDi Nias Selatan tersebur Presidium JaDi Sumut Potan Edy Siregar, Muspida Nias Selatan, Pimpinan Parpol, Caleg DPRD Nias Selatan, Caleg DPRD Propinsi Megawati Zebua, Yones Laia, Arisman Zagoto, Thomas Dachi, Camat, BEM STIE, STIH dan STKIP, GMKI Telukdalam, GMNI Nias Selatan, Pimpinan OKP, LSM dan Media. (Noferius Laia)

Tinggalkan Balasan

Share
Share