Akibat Asap Rokok, Seorang Pria Diserang dengan Gergaji

Spread the love
Share

Global Hukum Indonesia, Singapura – Insiden unik terjadi di Singapura. Seorang pria kesal karena wajahnya terkena asap rokok. Alhasil, pria berusia 51 tahun tersebut nekat menyerang seorang perokok pakai gergaji berukuran 30 centimeter (cm).

Melansir World of Buzz, insiden ini terjadi pada malam hari di sebuah kedai kopi yang terletak di Geylang Lorong 25A, Singapura. Hiruk pikuk pengunjung di kedai kopi itu tiba-tiba berubah mencekam. Usut punya usut, ternyata ada seorang pengunjung yang kesal karena terpapar asap rokok dari pengunjung lainnya. Pria itu sontak menyerang pengunjung perokok tersebut.

Menurut laporan Oriental Daily, peristiwa itu dimulai ketika seorang pria kepala plontos berusia 51 tahun dengan tubuh bertato mengeluhkan asap rokok kepada seorang perokok yang duduk di dekatnya. Namun, teguran itu justru memicu ketegangan di antara keduanya.

Seorang teman dari pria yang menyerang, bernama Tan yang menyaksikan seluruh kejadian, membeberkan bahwa pria perokok itu tak suka teguran tersebut. “Area merokok cukup sempit. Dan, orang yang duduk di meja sebelah kami terus merapatkan kursinya lebih dekat dengan kami, membuat ruang semakin kecil. Asap rokok mulai bertiup ke arah wajah kami. Kami mencoba menyuruhnya berhenti, tetapi dia mengabaikan kami dan terus merokok,” ujar Tan.

Ketika teman Tan mencoba kembali memperingati, pria perokok itu justru marah. Sambil berdiri, ia berteriak bahwa kedai kopi ini adalah area merokok, yang berarti mereka diizinkan merokok di sana.

Pengunjung yang kesal kena asap rokok itu, akhirnya meninggalkan kedai kopi tersebut. Namun, masalah ini ternyata belum selesai. Sekitar 10 menit berselang, pria berkepala plontos itu datang kembali dangan membawa gergaji sepanjang 30 cm.

Dalam rekaman CCTV di kedai kopi, terlihat pria botak itu mengeluarkan gergaji dan menyerang pria perokok tersebut. Pria perokok itu pun melawan. Ia mengambil botol bir dan menyerang pria yang membawa gergaji.

Syukurlah, pengunjung lain di kedai kopi berhasil melerai pertikaian tersebut. Mereka pun memanggil polisi dan ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit. Pria botak itu mengalami luka di kepalanya, sementara perokok itu menderita luka di kepala dan telinganya.

Polisi langsung melakukan penyelidikan atas kasus dan menangkap pria berusia 51 tahun itu karena memiliki senjata berbahaya. (KRO/RD/TRB/ms)

Tinggalkan Balasan

Share
Share